Keanekaragaman hayati memiliki beragam nilai atau arti bagi kehidupan [ Ia tidak hanya bermakna sebagai modal untuk menghasilkan produk dan jasa saja
(aspek ekonomi) karena keanekaragaman hayati juga mencakup aspek sosial,
lingkungan, aspek sistem pengetahuan, dan etika serta kaitan di antara berbagai
aspek ini. Berikut ini ada enam nilai keanekaragaman hayati yaitu:
a. Nilai Eksistensi [ Nilai eksistensi merupakan nilai yang
dimiliki oleh keanekaragaman hayati karena keberadaannya. Nilai ini tidak
berkaitan dengan potensi suatu organisme tertentu, tetapi berkaitan dengan
beberapa factor berikut:
I.
Faktor hak hidupnya
sebagai salah satu bagian dari alam;
II.
Faktor yang dikaitkan
dengan etika, misalnya nilainya dari segi etika agama. Berbagai agama dunia
menganjurkan manusia untuk memelihara alam ciptaan Allah; dan
III.
Faktor estetika bagi
manusia.
b. Nilai Jasa Lingkungan [ Nilai jasa lingkungan yang dimiliki
oleh keanekaragaman hayati ialah dalam bentuk jasa ekologis bagi lingkungan dan
kelangsungan hidup manusia. Sebagai contoh jasa ekologis dari hutanyang
merupakan salah satu bentuk dari ekosistem keanekaragaman hayati, mempunyai
beberapa fungsi bagi lingkungan seperti:
1)
Pelindung keseimbangan
siklus hidrologi dan tata air sehingga menghindarkan manusia dari bahaya banjir
maupun kekeringan;
2)
penjaga kesuburan tanah
melalui pasokan unsur hara dari serasah hutan;
3)
pencegah erosi dan
pengendali iklim mikro.
c. Nilai Warisan [ Nilai warisan adalah nilai yang berkaitan
dengan keinginan untuk menjaga kelestarian keanekaragaman hayati agar dapat
dimanfaatkan oleh generasi mendatang. Nilai ini acap terkait dengan nilai
sosiokultural dan juga nilai pilihan. Spesies atau kawasan tertentu sengaja dipertahankan
dan diwariskan turun temurun untuk menjaga identitas budaya dan spiritual
kelompok etnis tertentu atau sebagai cadangan pemenuhan kebutuhan mereka di
masa datang.
d. Nilai Pilihan [ Keanekaragaman hayati menyimpan nilai manfaat
yang sekarang belum
disadari atau belum dapat dimanfaatkan oleh manusia; namun
seiring dengan perubahan permintaan, pola konsumsi dan asupan teknologi, nilai
ini menjadi penting di masa depan. Potensi keanekaragaman hayati dalam
memberikan keuntungan bagi masyarakat di masa datang ini merupakan nilai
pilihan (Primack dkk., 1998).
e. Nilai Konsumtif [Manfaat langsung yang dapat diperoleh dari
keanekaragaman hayati disebut nilai konsumtif Dari keanekaragaman hayati.
Sebagai contoh Dari nilai komsumtif ini ialah pemanfaatan keanekaragaman hayati
untuk pemenuhan kebutuhan sandang, pangan maupun papan.
f. Nilai Produktif [ Nilai produktif adalah nilai pasar yang
didapat dari perdagangan keanekaragaman hayati di pasar lokal, nasional maupun
internasional. Persepsi dan pengetahuan mengenai nilai pasar ditingkat lokal
dan global berbeda. Pada umumnya, nilai keanekaragaman hayati local belum
terdokumentasikan dengan baik sehingga sering tidak terwakili dalam perdebatan
maupun perumusan kebijakan mengenai keanekaragaman hayati di tingkat global mau
pun local.
Title : Nilai dari Keanekaragaman Hayati
Description : Keanekaragaman hayati memiliki beragam nilai atau arti bagi kehidupan [ Ia tidak hanya bermakna sebagai modal untuk menghasilkan produk da...